Kakawin Smaradahana – Kisah Terbakarnya Dewa Asmara

Kakawin Smaradahana adalah sebuah karya sastra Jawa Kuno dalam bentuk kakawin yang menyampaikan kisah terbakarnya Batara Kamajaya. Penulis dari kakawin ini adalah Mpu Dharmaja. Menurut sebuah catatan, sebagaimana dilansir dalam Balipost, disebutkan bahwa Smaradahana adalah Asmaradana yang berasal dari kata asmara dan dhana. Asmara adalah nama dewa percintaan. Dhana berasal dari kata Dahana, ya...
More

Benarkah Ratu Kalinyamat Bertapa Telanjang?

Ratu Kalinyamat yang bernama asli Retna Kencana merupakan putri Sultan Trenggana dan Kanjeng Ratu Pembayun. Bila dirunut dari garis kakek, Ratu Kalinyamat merupakan cucu dari Raden Patah atau cicit dari Bhre Kertabhumi (Raja Majapahit). Sementara bila ditilik dari garis nenek, Ratu Kalinyamat merupakan cicit dari Sunan Ampel (putra Sunan Malik Ibrahim dari Champa). Babad Tanah Jawi menyebutkan...
More

Ki Ageng Sela Menangkap Petir – Babad Tanah Jawi

Alkisah Ki Ageng Sela bermaksud menjadi prajurit tamtama. Ia lalu dicoba diadu dengan banteng. Banteng ditempeleng sekali pecah kepalanya, darahnya muncrat. Ki Ageng menoleh. Lalu ditanya mengapa menoleh. Ia menjawab karena terkena cipratan darah. Ki Ageng ditolak keinginannya menjadi tamtama, dinilai takut pada darah. Ia sangat malu lalu pulang dan menyiapkan senjata berniat mengamuk merusak ...
More

Asal Mula Nama Kerajaan Demak – Babad Tanah Jawi

Ada beberapa pendapat mengenai asal mula nama Kerajaan Demak. Menurut Solochin Salam, Demak berasal dari Bahasa Arab, yaitu Dhima, yang artinya sesuatu yang mengandung air. Hal ini berdasarkan fakta bahwa daerah Demak memang banyak mengandung air. Adapun penyebab daerah Demak mengandung banyak air adalah karena dahulunya di Bintara terdapat banyak rawa dan tanah payau sehingga banyak telaga te...
More

Kerajaan Medang dalam Babad Tanah Jawa

Dalam Babad Tanah Jawa, pengisahan mengenai sejarah kerajaan Jawa dimulai dari sebuah kerajaan di Jawa Tengah yang bernama Medang. Kerajaan ini awalnya merupakan kerajaan besar yang pernah jaya di Jawa. Kerajaan Medang terbagi dua, yakni Kerajaan Medang di Jawa Tengah (pada abad ke-delapan), dan Kerajaan Medang di Jawa Timur (pada abad ke-sepuluh). Keduanya merupakan satu kerajaan. Namun, keti...
More

Menilai Babad Tanah Jawi Sebagai Sumber Sejarah

Babad Tanah Jawi lumrah dianggap sebagai sumber utama sejarah tanah Jawa. Tetapi benarkah isi kitab ini dapat ditelan mentah-mentah? Mengapa peneliti sejarah cenderung menggunakannya sebagai acuan yang bersifat kritis? Kitab Babad Tanah Jawi Buku Babad Tanah Jawi (atau Babad Tanah Jawa) sudah ibarat kitab suci bagi mereka yang ingin mengenali sejarah dan budaya Jawa. Mulai dari asal usul...
More