Sumber-Sumber Ajaran Kejawen

Sumber-Sumber Ajaran Kejawen
Dalam ajaran Kejawen, ada beberapa sumber yang dijadikan sebagai rujukan karena memuat nilai filosofis dan etika Jawa, serta nilai edukatif. Di antara sumber-sumber ajaran Kejawen yaitu karya sastra, seni tradisi, upacara tradisi, dan aneka simbol. Karya Sastra sebagai Sumber Ajaran Kejawen Dalam beberapa karya sastra, terdapat muatan nilai-nilai filosofis dan etika Jawa dijadikan sebag...
More

Mana Yang Lebih Baik, Ilmu Kejawen Atau Ilmu Hikmah?

Mana Yang Lebih Baik, Ilmu Kejawen Atau Ilmu Hikmah?
Di kalangan praktisi supranatural mungkin sudah tidak asing dengan ilmu peninggalan dari budaya leluhur seperti ilmu kejawen, ilmu sunda, ilmu melayu atau ilmu hikmah yang bersumber dari arab. Diantara banyaknya ilmu, mantra atau do’a mungkin kita pernah berfikir atau terbesit di dalam hati, terlebih kita sering membaca kehebatan ilmu kejawen, kehebatan ilmu sunda, kehebatan ilmu hikmah dan s...
More

Prinsip Ajaran Kapitayan, Agama Jawa Kuno

Prinsip Ajaran Kapitayan, Agama Jawa Kuno
Sebelum masuknya agama Islam, sudah ada agama kuno di Tanah Jawa. Yakni Kapitayan, yang merupakan perkembangan dari ajaran dan keyakinan terhadap Sang Hyang Taya. Sebelumnya – Mengenal Kapitayan, Agama Jawa Kuno Dalam ajaran Kapitayan tidak mengenal dewa-dewa seperti Hindu dan Buddha. Pada era Wali Sanga, prinsip dasar Kapitayan dijadikan sarana untuk berdakwah dengan menjelaskan kepad...
More

Mengenal Kapitayan, Agama Jawa Kuno

Mengenal Kapitayan, Agama Jawa Kuno
Kapitayan, adalah agama Jawa Kuno, yang sudah ada di Tanah Jawa, jauh sebelum masuknya agama Islam. Agama ini merupakan perkembangan dari ajaran dan keyakinan kepada Sang Hyang Taya. Agama Jawa Kapitayan Sebelum awal perhitungan Masehi, telah ada satu keyakinan Keesaan Tuhan di Jawa. Para leluhur orang Jawa sudah menyadari, bahwa suatu keyakinan, itu ada untuk dipercaya dan dijalankan a...
More

Filosofi Ilmu Padi dalam Ajaran Hidup Orang Jawa

Filosofi Ilmu Padi dalam Ajaran Hidup Orang Jawa
Filosofi ilmu padi, semakin berisi semakin merunduk. Orang yang pandai dan unggul akan rendah hati, tidak menunjukkan kepintarannya di hadapan orang lain. Ajaran Hidup dalam Filosofi Ilmu Padi Wit putusing sujana linuwih Waskitheng tyas mawas kawasisan Tan kawistara semune Samun nanging mangimpun Animpuni kagunan sami Marma ywa kawistara Ing pamawasipun Den samar met moring rahsa ...
More

Dosa Manusia yang Paling Utama, Apa Saja?

Dosa Manusia yang Paling Utama, Apa Saja?
Berdasarkan Serat Pepeling lan Pamrayoga, dosa manusia ada tiga yang utama. Pertama, adalah dosa pada diri sendiri. Kedua, adalah menimbulkan kesusahan pada orang lain. Dan yang ketiga, adalah tidak merawat karunia Tuhan. Apa Itu Dosa Manusia? Istilah dosa, artinya adalah perbuatan yang melanggar hukum Tuhan atau agama. Berdasarkan Serat Pepeling lan Pamrayoga, dosa utama manusia ada ti...
More

Kama Sutra: Jenis-Jenis Hubungan Badan

Kama Sutra: Jenis-Jenis Hubungan Badan
Diambil dari Kama Sutra, Kitab Klasik Seni Bercinta. Bagian Kedua, Tentang Penyatuan Seksual. Bab 10, Tentang Bagaimana Memulai dan Mengakhiri Hubungan Badan; Jenis-Jenis Hubungan Badan yang Berbeda-Beda dan Tentang Perselisihan Cinta. Macam-Macam Hubungan Badan dalam Kitab Kama Sutra Hubungan badan terdiri dari beberapa macam, yaitu: Hubungan badan penuh cinta Ketika seorang l...
More

Menggapai Makrifat dengan Sembah Catur (Bagian IV)

Menggapai Makrifat dengan Sembah Catur (Bagian IV)
Istilah makrifat berasal dari kata ma’rifah, yang dalam Bahasa Arab artinya ‘tahu’ atau ‘pengetahuan’. Di dalam konteks tasawuf, makrifat berarti ‘tahu, paham, dan sadar tentang eksistensi ketuhanan’. Artinya, orang yang sudah bermakrifat berarti tahu tentang ilmu ketuhanan, paham dan yakin dengan setiap simbol dan fenomena ketuhanan, serta punya kesadaran dalam aplikasi (amali...
More

Menggapai Makrifat dengan Sembah Catur (Bagian III)

Menggapai Makrifat dengan Sembah Catur (Bagian III)
Istilah makrifat berasal dari kata ma’rifah, yang dalam Bahasa Arab artinya ‘tahu’ atau ‘pengetahuan’. Di dalam konteks tasawuf, makrifat berarti ‘tahu, paham, dan sadar tentang eksistensi ketuhanan’. Artinya, orang yang sudah bermakrifat berarti tahu tentang ilmu ketuhanan, paham dan yakin dengan setiap simbol dan fenomena ketuhanan, serta punya kesadaran dalam aplikasi (amali...
More

Menggapai Makrifat dengan Sembah Catur (Bagian II)

Menggapai Makrifat dengan Sembah Catur (Bagian II)
Istilah makrifat berasal dari kata ma’rifah, yang dalam Bahasa Arab artinya ‘tahu’ atau ‘pengetahuan’. Di dalam konteks tasawuf, makrifat berarti ‘tahu, paham, dan sadar tentang eksistensi ketuhanan’. Artinya, orang yang sudah bermakrifat berarti tahu tentang ilmu ketuhanan, paham dan yakin dengan setiap simbol dan fenomena ketuhanan, serta punya kesadaran dalam aplikasi (amali...
More