Ajaran Kesempurnaan Hidup Prabu Yudhistira

Berdasarkan prinsip sufistik Prabu Yudhistira, maka seseorang yang ingin mencapai kesempurnaan hidup harus melaksanakan empat laku, yakni:

Hamemayu Hayuning Pribadhi

Artinya menjaga kesehatan jiwa dan raga. Dengan jiwa dan raga yang sehat, maka manusia akan dapat melaksanakan tugas dan kewajiban hidupnya dengan baik. Sebab itu, memperhatikan kesehatan dengan makan teratur dalam porsi secukupnya, tidur teratur, dan olahraga teratur akan memberikan kesehatan tubuh.

Selain itu, selalu menjaga hatinya tetap bergembira sungguhpun di tengah kehidupan yang serba sulit akan memberikan kesehatan jiwa. Melakukan sembahyang dengan teratur juga sangat berpengaruh terhadap kesehatan jiwa. Sehingga hidup senantiasa merasa damai dan tenteram.

Hamemayu Hayuning Kaluwarga

Artinya menjaga ketentraman di dalam keluarga. Ketenteraman keluarga bisa tercapai bila suami dan istri selalu rukun, sehingga anak-anaknya akan dapat merasa hidup tenteram di dalam rumah. Sebagai suami, hendaklah selalu memenuhi tugasnya sebagai pencari nafkah dan rejeki yang dapat menghidupi seluruh anggota keluarga. Dengan tercukupi rejeki, maka seluruh anggota keluarga akan sejahtera.

Melalui kesejahteraan tersebut, seluruh keluarga akan merasa bahagia. Sebagai istri, hendaklah membantu suami baik dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga maupun dalam mendidik anak-anaknya. Sebab, pendidikan sesungguhnya dimulai dari dalam rumah. Dengan anak-anak yang terdidik dan bermoral baik, keluarga akan menjadi nyaman dan damai.

jimat keris semar

Hamemayu Hayuning Sasama

Artinya menjalin persaudaraan tanpa memandang suku, agama, ras. Bila persaudaraan antara orang satu dengan lainnya atau antara kelompok satu dengan kelompok lainnya telah terjalin, perdamaian di bumi ini bakal tercipta. Tidak ada perselisihan. Tidak ada pertikaian. Tidak ada perang.

Laku Hamemayu Hayuning Sasama dapat pula dimaknai dengan menyayangi seluruh makhluk selain manusia. Jangan suka membunuh binatang atau hewan (terutama binatang atau hewan yang dilindungi negara). Selain itu, jangan menebang pohon-pohon di hutan. Sebab hal itu akan menyebabkan bencana banjir yang dampaknya akan merugikan banyak orang. Kasihilah binatang atau hewan serta pepohonan sebagaimana kita menyayangi hidup kita sendiri.

Hamemayu Hayuning Bawana

Artinya menjaga perdamaian dunia. Agar dapat menjaga perdamaian dunia, seorang harus memulai dulu dengan menjaga perdamaian pribadi, keluarga, dan sesamanya. Bagaimana mungkin dapat menjaga perdamaian dunia, bila keluarga dan sesamanya yang hidup dalam satu negara belum merasa damai.

Karenanya orang Jawa berpendapat bahwa dengan Hamemayu Hayuning Pribadhi, Hamemayu Hayuning Kaluwarga, dan Hamemayu Hayuning Sasama menjadi kunci untuk dapat Hamemayu Hayuning Bawana.

Diambil dari: Sejarah Agama Jawa (Araska, 2019), Sri Wintala Achmad.


Konsultasi Seputar Hal Spiritual, Pelarisan dan Pengasihan, Dengan Ibu Dewi Sundari langsung dibawah ini :

Atau Hubungi Admin Mas Wahyu dibawah ini :