Percayakah Anda Pada Pesugihan Nikah Jin?

“Di kampung saya banyak yang ikut pesugihan nikah jin,” tutur seorang pria paruh baya asal Jawa Barat. “Malah hasil pesugihannya dipakai naik haji lah, menyumbang masjid lah. Itu hukumnya lantas bagaimana?”


Darimana orang ini tahu bahwa tetangganya itu ikut pesugihan nikah jin?

Rasa-rasanya, hampir tidak mungkin orang dengan sengaja mengumbar rahasia semacam itu kepada orang lain. Karena itulah sebagian besar cerita pelaku pesugihan yang berhasil sebenarnya hanya terkaan saja. Orang yang menceritakannya belum tentu benar-benar tahu. Sedangkan si orang kaya yang dimaksud juga belum tentu benar-benar melakoni pesugihan nikah jin.

Pesugihan nikah jin ini sebenarnya apa?

pesugihan nikah jin muslimSingkatnya ya, kawin dengan perempuan cantik (tapi bukan manusia) lalu dapat uang. Konon, ratu jin atau jin muslim yang menjadi perantara pesugihan ini cantiknya bukan main. Putih mulus, hidungnya mancung, matanya berbinar, bibirnya menggoda dan pipinya merona. Mirip-mirip putri Arab lah.

Enak benar pesugihan yang satu ini. Sudah dapat banyak uang, bisa mengawini perempuan cantik pula. Tapi benarkah pesugihan nikah jin itu ada?

Ada atau tidak ada, kembalikan saja kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Kalau Anda bisa menyikapinya sebagai bukti kebesaran Tuhan, silakan. Tetapi kalau Anda hanya tergiur pada harta dan perempuan molek tanpa ingin bekerja keras, lebih baik tidak usah. Artikel ini ditulis bukan untuk menjadikan Anda seorang pemimpi kesiangan.

Apa saja syarat pesugihan nikah jin?

Syarat pesugihan nikah jin kurang lebih sama anehnya dengan ritual pesugihan ini sendiri. Untuk pelaku yang sudah beristri, harus minta izin istrinya dulu. Kalau masih bujangan ya silakan minta ijin pada orang tua. Aneh kan? Sudah punya istri riil, dari bangsa manusia, tapi masih juga ingin pada yang lain wujudnya.

Lebih anehnya lagi, ketika praktek pesugihan ini dicap haram karena melibatkan perzinahan, sebagian orang langsung menempelkan embel-embel ‘muslim’ agar terlihat putih. Jadi bedanya, yang diajak kawin itu jin muslim.

Si Ratu Jin (entah muslim atau tidak tergantung preferensi) biasanya didatangkan oleh seorang kuncen yang bekerja sama dengan pelaku pesugihan ini. Baik urusan wali, saksi, penghulu dan mahar semuanya urusan si kuncen. Kami hanya dapat memastikan bahwa dari pernikahan ini Anda tidak mungkin mendapatkan buku nikah.

Untuk menyambut kedatangan sang ratu, pelaku pesugihan nikah jin perlu menyiapkan kamar khusus tiap hari-hari tertentu. Syarat yang ini juga aneh, ya iyalah harus ada ruangan khusus. Masa iya mau kawin di ruang tamu?

Adakah pantangan untuk pesugihan nikah jin?

Ada, si pelaku hanya terbatas meniduri dua perempuan saja. Si Ratu Jin dan istri sah manusianya bila punya. Di luar itu ia bisa kena hukuman dan dibawa pulang ke alam gaib. Katanya si, setelah ditemui oleh Ratu Jin inilah pelaku mulai mendapati uang atau emas dalam kamar. Katanya lagi jumlah uang tersebut bisa sampai milyaran.

Ini sebenarnya yang dinikahi itu ratu jin atau anak pemilik bank? Silakan, Anda yang menilai.

batu kecubung

Bacaan Paling Dicari: