Seputar Uang Asmak & Uang Bibit Pesugihan

Belakangan ini, masih banyak orang yang kesulitan membedakan uang asmak atau uang bibit dengan uang balik. Pikir mereka, semua sama. Yaitu lembaran uang yang diritualkan secara khusus agar apabila dibelanjakan, secara magis uang tersebut akan masuk lagi ke dompet kita. Padahal sebenarnya tidaklah demikian.

Apa itu Uang Asmak?

uang-bibit-pesugihan-tanpa-tumbal2Asmak berarti doa. Uang Asmak merupakan lembaran uang yang telah didoakan atau diritualkan menurut tata cara tertentu. Tujuannya adalah sebagai sarana memperlancar rezeki. Apakah itu berarti Uang Asmak ini sakti? Tidak. Uang Asmak sekedar merupakan sarana mendatangkan rezeki. Rezeki itu sendiri tetap berasal dari Tuhan.

Uang Asmak idealnya dirajah dari uang khusus yang tidak dikeluarkan secara resmi oleh Bank Indonesia. Sebab mencorat-coret uang resmi dengan alasan apapun tetaplah melanggar hukum. Setelah diritualkan dan dirajah, sebagian orang sengaja melaminating uang asmak agar rapi dan lebih mudah disimpan.

Bedanya dengan Uang Bibit?

uang-bibit-pesugihan-tanpa-tumbalUang Bibit atau uang bibit pesugihan hampir sama dengan uang asmak. Bedanya, uang bibit lebih banyak digunakan oleh para pedagang atau mereka yang memiliki usaha. Bukan bekerja sebagai karyawan atau ibu rumah tangga.

Alasannya, uang bibit ini memang berfungsi sebagai bibit alias benih kekayaan. Mendatangkan uang dengan uang. Caranya, uang bibit harus disertakan dalam modal usaha. Supaya mengalir lancar dan memberikan berkah bagi pemiliknya. Oleh karena itu, uang bibit pesugihan yang diproses dengan benar seharusnya tidak boleh dirajah.

Karena supaya bisa dibelanjakan, uangnya harus resmi dan asli. Sedangkan merajah uang asli dilarang hukum. Maka seharusnya uang bibit pesugihan tidak tercorat-coret rajahan apapun.

jimat pelarisan

Bacaan Paling Dicari: