Ramalan Jayabaya Tentang Pulau Jawa & Indonesia

Paling tidak, dua ramalan Jayabaya telah terbukti nyata. Demikianlah yang diyakini masyarakat Jawa sejauh ini. Siapa sangka bila Jangka Jayabaya yang ditulis pada abad ke-dua belas, bisa memegang peranan sebesar ini dalam sejarah Tanah Air.

Ramalan Jayabaya, Sang Raja Kediri

isi ramalan jayabaya tentang pulau jawaJayabaya adalah nama Raja Kediri yang memerintah antara tahun 1135 hingga 1157. Namanya tertera dalam Babad Tanah Jawa dan Serat Aji Pamasa. Dengan demikian, Jayabaya hidup sekitar 4 abad sebelum kelahiran Nostradamus, seorang ahli nujum yang terkenal di dunia barat.

Pada masa pemerintahan Jayabaya, Kerajaan Kediri mencapai puncak kemakmuran. Mungkin karena itulah sebagian meyakininya sebagai keturunan Dewa Kebijaksanaan. Bahkan ada yang menganggap Jayabaya sebagai reinkarnasi Wisnu, dewa yang bertugas memelihara dan melindungi.

Ayah Jayabaya, Gendrayana, dipercaya beberapa pihak sebagai keturunan Pandawa Lima. Dari sinilah Jayabaya kemudian dianggap memiliki kekuatan magis. Dengan kelebihan tersebut, ia mampu membaca kejadian pada masa lalu dan masa depan. Sehingga muncullah Jangka Jayabaya atau Ramalan Jayabaya.

Sampai sekarang, Jangka Jayabaya masih banyak dikaitkan dengan masa depan Pulau Jawa.

Isi Ramalan Jayabaya Tentang Penjajahan

Dua isi ramalan Jayabaya yang benar terbukti adalah ramalan seputar kedatangan bangsa penjajah ke Tanah Air. Pertama, ia menuliskan tentang kedatangan orang-orang berkulit putih. Mereka membawa senjata yang dapat membunuh dari jauh. Dikatakan bahwa orang kulit putih tersebut akan menduduki Pulau Jawa untuk waktu yang sangat lama.

Orang kulit putih berarti bangsa Belanda, senjata yang dapat membunuh dari jauh berarti senjata api. Benar adanya, negara ini dijajah oleh Belanda selama tak kurang dari tiga setengah abad, dengan bersenjatakan senapan.

Selanjutnya Jayabaya menuliskan bahwa orang kulit putih tersebut akan dikalahkan oleh orang kulit kuning. Mereka datang dari utara dan akan menjajah Tanah Air seumur jagung lamanya.

Tiga setengah abad berlalu, giliran bangsa Jepang yang mendarat di Pulau Jawa. Masa penjajahan mereka tidak lama, karena Indonesia kemudian menyatakan merdeka pada tahun 1945.

Kedatangan Pemimpin Besar Dalam Ramalan Jayabaya

Isi ramalan Jayabaya yang saat ini masih ditunggu terwujudnya adalah kedatangan pemimpin hebat yang disebut Ratu Adil. Jayabaya memprediksi bahwa Sang Ratu Adil merupakan keturunan dari Kerajaan Majapahit.

Ratu Adil tertulis akan datang ketika kendaraan besi dapat berjalan tanpa kuda dan kapal dapat menjelajah angkasa. Itu berarti Jayabaya telah memprediksi munculnya mobil dan pesawat terbang sejak sekitar 800 tahun silam.

Ratu Adil dipercaya terlahir dalam masa kelam, untuk mengembalikan ketertiban dan kemakmuran.

kristal anti santet

Bacaan Paling Dicari: