Mengenang Kehebatan Kapal Jung Jawa

Kapal Jung Jawa memiliki desain yang hebat pada masanya. Bahkan sampai tercatat oleh beberapa penulis dan penjelajah dunia sebagai kapal besar yang mengagumkan. Namun sayang, sejarah kapal jung seakan terkubur sejak negeri ini mengenal penjajahan.


Kapal Jung Jawa, Penguasa Perdagangan Rempah

“Nenek moyangku seorang pelaut

Gemar mengarung luas samudra

Menerjang ombak tiada takut

Menempuh badai sudah biasa”

kapal-jung-jawaBait lagu diatas ini pasti familiar di telinga Anda. Tetapi anehnya banyak dari kita yang tidak tahu bahwa kapal jawa kuno pernah berjaya. Sekalipun orang-orang Tiongkok sudah membuat kapal berabad-abad lebih dulu, namun nenek moyang kita sudah berhasil membuat kapal yang jauh lebih besar dan modern.

Kapal jung berbobot lebih berat, berukuran lebih besar, tetapi dengan sistem navigasi yang lebih baik. Serta dapat digunakan untuk berlayar lebih jauh. Salah satu catatan pelaut Eropa bahkan menulis bahwa kapal jung sudah sampai di Tanjung Harapan terlebih dulu, dibandingkan dengan mereka yang kemudian menguasai lautan dunia.

“Orang Jawa adalah orang-orang yang sangat berpengalaman dalam seni navigasi, sampai mereka dianggap sebagai perintis seni paling kuno ini, walaupun banyak yang menunjukkan bahwa orang Cina lebih berhak atas penghargaan ini, dan menegaskan bahwa seni ini diteruskan dari mereka kepada orang Jawa. Tetapi yang pasti adalah orang Jawa yang dahulu berlayar ke Tanjung Harapan dan mengadakan hubungan dengan Madagaskar, dimana sekarang banyak dijumpai penduduk asli Madagaskar yang mengatakan bahwa mereka adalah keturunan orang Jawa.”

(Diego de Couto dalam buku Da Asia, 1645)

Kapal Jawa Kuno Dalam Relief Candi Borobudur

Kapal jung diperkirakan sudah ada sejak abad kedelapan. Karena itu wajar bila terdapat relief kapal pada Candi Borobudur. Relief ini sendiri menunjukkan bahwa bangsa Indonesia pada masa lampau sudah mampu membuat kapal dengan baik. Bahkan dengan teknologi yang belum canggih, keberadaan kapal sudah semakin banyak.

kapal-jung-jawa-relief-candi-borobudur

Keberadaan kapal jung merupakan salah satu bukti kehebatan nenek moyang yang patut kita kenang. Tanpa adanya kapal yang mengarungi samudera, perdagangan dan hubungan politik mustahil dapat terjadi. Karena itulah kerajaan-kerajaan di Nusantara pasti memiliki kapal ini, meski hanya satu atau dua buah saja.

Hilangnya Kapal Jung Jawa Dari Sejarah

Semakin hari, jumlah kapal jung yang ada semakin menyusut. Bahkan lama kelamaan kapal ini tidak diproduksi sama sekali. Salah satu penyebabnya adalah karena masuknya penjajah ke tanah air. Begitu nusantara dikuasai, tentu galangan kapal mereka pergunakan untuk kepentingan mereka sendiri. Sedangkan penguasa pribumi lebih memilih untuk memperkuat angkutan darat.

Menginjak abad ketujuh belas, kapal jawa kuno hanya tinggal sisa-sisa saja. Habis ditelan masa.

ayat seribu dinar