Mau Tahu Ciri-Ciri Pelaku Pesugihan?

 .

“Tuhan itu adil, kalau Anda membenci atau mencurigai orang lain hanya karena dia kaya, ya sudah pasti Anda tidak akan kaya seumur hidup.”


 incense daylight

.

Saya paling suka mengawali sebuah artikel atau cerita berdasarkan pertanyaan yang saya dengar dari klien. Alasannya sederhana, yaitu karena kemungkinan besar apa yang diceritakan klien itu pastilah merupakan apa yang dipikirkan oleh Anda kebanyakan.

Contohnya, satu cerita berikut:

“Bu Dewi, tetangga saya itu ya, duitnya banyak sekali. Sering gonta-ganti mobil, sering renovasi rumah. Padahal kerjaannya cuma begitu-begitu saja. Ke masjid tidak pernah, sholat juga saya yakin tidak pernah. Raut mukanya selalu kusut dan orangnya tertutup. Jarang bergaul dengan tetangga. Paling-paling muncul kalau ada acara kerja bakti saja. Apa dia punya pesugihan, Bu?”

Jawab saya, “Tentu saja punya!”

Secara istilah, katapesugihan berarti segala sesuatu yang menjadikan kaya. Kalau benar dia punya harta, berarti sudah pasti harta itu ada asal usulnya. Entah bisnisnya kah, entah warisan orang tuanya kah, itulah pesugihannya. Tetapi kalau yang Anda maksud sebagai ‘pesugihan’ adalah tindakan mempersekutukan diri dengan setan untuk tujuan menimbun kekayaan, ya lain lagi jawaban saya.

Kalau diminta menerawang apakah seseorang itu menjalankan pesugihan hitam, saya pasti menolak. Itu bukan urusan saya, dan sejujurnya bukan urusan Anda juga. Lha wong dia yang menjalani, kok. Biasanya sih yang usil begitu sebenarnya iri saja karena punya tetangga kaya raya.

ayat seribu dinar

Misalnya ada tetangga Anda yang bisa berhasil tanpa susah payah, silakan diperhatikan tingkah lakunya. Tetapi bukan untuk dihujat, melainkan untuk diikuti atau ditiru. Siapa tahu Anda malah bisa lebih kaya lagi. Tuhan itu adil, kalau Anda membenci atau mencurigai orang lain hanya karena dia kaya, ya sudah pasti Anda tidak akan kaya seumur hidup.

“Lha terus, ciri-cirinya orang yang punya pesugihan hitam itu apa saja?”

Anda tidak perlu tahu. Hanya akan menimbulkan fitnah saja.

“Tapi, Bu. Beneran lho, tetangga saya itu selalu saja merenovasi rumahnya. Makin hari makin gedhe. Padahal ya rumahnya masih baik-baik saja. Itu bukannya ciri Pesugihan Kandang Bubrah? Yang syaratnya harus berhubungan badan dengan orang yang bukan pasangan sah?”

Belum tentu. Apa sih salahnya merenovasi rumah? Andapun kalau ada rezeki pasti ingin rumah makin bagus. Makin layak dihuni, apalagi kalau anggota keluarga sudah semakin banyak saja. Terlebih, ada amalan Pesugihan Kandang Bubrah yang sudah disempurnakan. Anda tidak perlu merenovasi rumah tiap tahun, juga tidak perlu berselingkuh sebagai syaratnya.

“Kalau Pesugihan Bulus Jimbung, gimana? Itu kan katanya kalau berhasil, kulit tubuhnya bakal berbelang-belang. Kalau belangnya sudah penuh sekujur badan, lalu mati. Saya pernah lihat orang yang badannya belang-belang begitu.”

Anda perlu tahu ada penyakit yang namanya vitiligo. Kasihan sekali ya, sudah terkena penyakit malah dituduh mengikuti pesugihan hitam segala.

Nasib buruk si bulus (=sebangsa kura-kura) yang namanya dikonotasikan negatif ternyata dialami juga oleh binatang kuda. Lihat saja, ada praktek pesugihan hitam yang namanya Pesugihan Jaran Penoreh. Jaran dalam Bahasa Jawa artinya kuda.

pesugihan jaran penorehDalam Pesugihan Jaran Penoreh, si pelaku harus membuka usaha angkutan umum. Bis, misalnya. Logo yang dipakai harus gambar kuda. Nah, yang jadi tumbal pesugihan ini adalah korban kecelakaan yang mati tertabrak bis tersebut. Otomatis, setiap tahun bisa dipastikan usaha angkutan umum ini mengalami tragedi kecelakaan maut paling tidak satu kali.

Inilah yang menyebabkan fitnah. Mulai sekarang, tiap kali Anda melihat logo kuda pada perusahaan transportasi, pikiran Anda pasti langsung buruk, bukan? Padahal kuda sudah sejak jaman dahulu kala dijadikan alat transportasi. Lha apa salahnya? Kan kuda itu tangguh, lincah dan larinya kencang. Jinak, pula. Bagus kan, kalau dijadikan logo usaha transportasi?

Kecelakaan di jalan raya memang mengerikan, tetapi nyatanya tetap terjadi setiap hari. Jadi sebenarnya ya tidak bisa dijadikan patokan. Sudah pusing karena harus mengurus bisnya yang habis menabrak orang, si pemilik usaha ini masih juga dikatai punya pesugihan hitam.

Nah lho, susah ya jadi orang kaya. Apa-apa dibilang salah.

Konon, mereka yang mengikuti ritual Pesugihan Jaran Penoreh, ketika mati wujudnya akan berubah menyerupai kuda. Akhirnya si pemilik usaha ini ketika meninggal, mau mayatnya sebaik apapun tetap saja diisukan mirip kuda. Ini yang membuat saya kurang suka. Karena saya memang bawaannya paling tidak tega kalau orang mati masih harus dipergunjingkan juga.

Lain lagi dengan orang yang ‘kabarnya’ jadi kaya setelah istri atau suaminya meninggal. Dibilang melakoni Pesugihan Tutup Garwo. Alias dengan sengaja menumbalkan istri atau suaminya sendiri karena si tumbal ini tadinya ketahuan berselingkuh.

Susah payah memperjuangkan hidup tanpa pasangan, akhirnya sukses, eh malah dibilang menumbalkan si mendiang. Memangnya siapa yang mau jadi duda? Siapa juga yang mau jadi janda?

Itu kalau tumbalnya orang dekat. Kalau tumbalnya orang yang paling dibenci, namanya Pesugihan Jual Musuh. Lucunya, ada pelaku pesugihan ini yang sudah mencari paranormal kemana-mana. Dia memang secara spesifik minta Pesugihan Jual Musuh. Pesugihan lain tidak mau. Berkali-kali gagal padahal sudah membayar mahar, akhirnya si pelaku ini mencari paranormal lain. Yang dijadikan tumbal ya justru dukun-dukun yang gagal membantunya itu.

Kelakuan manusia memang ada-ada saja. Kalau kata orang barat, ‘There is no queer as folk’. Alias ‘tidak ada yang seaneh manusia’.

Sebagai hamba ber-Tuhan, janganlah suka menyimpan dendam. Sampai mau menumbalkan musuh segala. Tidak akan ada hal baik yang menghampiri Anda selama dendam itu masih ada. Ingat, Anda sendiripun bukan orang paling suci di dunia.

babi babiBukan hanya bulus dan kuda, masih ada binatang lain yang namanya disalahgunakan. Namanya babi. Malangnya binatang satu ini, sudah terlahir haram (haram dengan alasan yang benar, tentu saja) masih dijadikan label pesugihan.

Banyak orang percaya bahwa pelaku Pesugihan Babi Ngepet itu ciri-cirinya antara lain tidak pernah sholat, raut mukanya kusam, orangnya tertutup, jarang bergaul dan hidupnya bermewah-mewahan.

Soal sholat tidak sholat, sudahlah. Agama dan ibadah adalah urusan antara orang perseorangan dengan Tuhannya masing-masing. Sebelum iman Anda sempurna, tidak perlu menghakimi iman orang lain. Memangnya Anda orang paling benar? Tidak, bukan? Kalau memang yang tidak sholat itu orang terdekat Anda, ingatkan sepantasnya. Cukuplah itu saja. Tidak perlu mengatai mereka yang bukan-bukan segala.

Soal raut muka yang kusam, sebaiknya ajak saja untuk perawatan ke salon. Teman saya ada lho, yang memang bermasalah dengan raut muka. Anaknya baik, tapi memang bukan tipe perempuan yang pintar sekali merawat diri. Apa itu artinya dia punya pesugihan? Ada-ada saja.

Soal kepribadiannya yang tertutup dan jarang bergaul dengan tetangga, memang kenyataannya ada orang yang seperti itu. Daripada jadi cerewet dan suka bergunjing seperti ibu-ibu kan lebih baik menjaga diri. Asalkan ketika ada kegiatan sosial tetap terlibat saja sudah cukup.

Kalau soal hidupnya yang bermewah-mewahan, asal bukan uang Anda yang dipakai kan tidak jadi masalah.

Satu contoh terakhir sebelum saya menutup artikel ini, ada orang yang dikatai memelihara tuyul hanya karena suka berjalan-jalan keliling kompleks dengan kedua tangan di belakang punggung. Seperti sedang menggendong tuyulnya yang tidak kasat mata. Lalu suka menyisakan makanan, ya untuk tuyulnya itu.

Saya pribadi memang tidak suka menyisakan makanan, tapi bukan berarti orang-orang yang makannya tidak pernah habis harus dikatai memelihara tuyul. Jalan-jalan itu kan bagus untuk kesehatan, malah kita jadi punya kesempatan untuk menyapa dan beramah-tamah dengan tetangga. Mau tangan dimasukkan saku, ditekuk, diapit, diemut ya suka-suka lah.

Ingat, Anda tidak bisa membuktikan dengan pasti bahwa seseorang itu punya pesugihan hitam. Jadi tidak perlu meraba-raba. Hanya akan jadi fitnah akhirnya. Dosa kita sudah banyak, tidak perlu ditumpuk-tumpuk lagi dengan dosa fitnah.

Semoga bermanfaat.

.

puter giling

Bacaan Paling Dicari: