Sabda Pandita Ratu – Kenali Ciri Pemimpin Sejati

Sabda Pandita Ratu – Kenali Ciri Pemimpin Sejati
Sabda pandita ratu tan kena wola-wali. Ungkapan ini mengandung salah satu kualitas, yang wajib dimiliki oleh seorang pemimpin sejati. Apa Itu Sabda Pandita Ratu? Sabda pandita ratu dan budi bawalaksana adalah dua hal penting dalam khasanah kepemimpinan Jawa. Kedua kualitas ini merupakan modal penting untuk menjadi seorang pemimpin yang berhasil. Sabda pandita ratu tan kena wola-wali. Ar...
Selengkapnya

Keris Nagasasra Sabuk Inten, Pusaka Sakti Tanah Jawa

Keris Nagasasra Sabuk Inten, Pusaka Sakti Tanah Jawa
Keris Nagasasra Sabuk Inten merupakan salah satu pusaka Jawa paling melegenda. Adalah Mpu Supa, yang menempa keris ini pada sekitar abad kelima belas. Mengenal Keris Nagasasra Sabuk Inten Di bawah kekuasaan Brawijaya V, Kerajaan Majapahit dapat dikatakan mengalami masa stagnan. Baik dikarenakan ekspansi kerajaan lain, ataupun karena wabah penyakit dan bencana alam yang tidak terelakkan. ...
Selengkapnya

Katuranggan – 5 Ciri-Ciri Pria Jawa yang Sempurna

Katuranggan – 5 Ciri-Ciri Pria Jawa yang Sempurna
Katuranggan merupakan ilmu yang dipakai untuk menentukan watak. Penentuan ini didasarkan pada ciri fisik, baik itu ciri fisik burung, kuda atau wanita. Seputar ciri-ciri perempuan yang baik, misalnya, bisa Anda baca dalam artikel Katuranggan – Ciri-Ciri Wanita yang Baik Diperistri. Lalu, bagaimana dengan katuranggan pria? Seperti apa ciri-ciri pria yang baik dan sempurna menurut tradisi Jawa? ...
Selengkapnya

Mitos Mistis Pohon Kamboja, Tanaman Pemanggil Makhluk Halus

Mitos Mistis Pohon Kamboja, Tanaman Pemanggil Makhluk Halus
Pohon kamboja banyak dijumpai di pemakaman. Sehingga wajar bila tanaman yang satu ini selalu diasosiasikan dengan kuburan. Tetapi benarkah, bahwasannya kamboja merupakan pohon yang dapat memanggil kedatangan setan? Mistis Pohon Kamboja Kamboja adalah tanaman hias yang berasal dari Amerika Tengah. Awalnya lazim ditanam sebagai pemanis saja, misalnya dengan ditempatkan di pekarangan atau d...
Selengkapnya

Apakah Perang Bubat Benar Terjadi?

Apakah Perang Bubat Benar Terjadi?
Perang Bubat terjadi pada jaman Majapahit. Dua pihak yang terlibat adalah Gajah Mada dan Prabu Linggabuana dari Sunda. Tragedi ini sendiri diperkirakan terjadi pada tahun 1357 Masehi. Akan tetapi, sejauh ini sumber sejarah yang menuturkan tragedi Bubat cenderung sedikit. Bahkan tidak sepenuhnya jelas. Karena itulah kemudian muncul pertanyaan, apakah Perang Bubat benar-benar pernah terjadi? Atauk...
Selengkapnya

Katuranggan – Kenali Watak Wanita Berdasarkan Ciri Fisiknya

Katuranggan – Kenali Watak Wanita Berdasarkan Ciri Fisiknya
Katuranggan adalah satu bentuk ilmu titen. Patokan ini dipakai untuk menentukan watak atau karakter suatu makhluk, berdasarkan ciri fisik yang dimilikinya. Termasuk watak kaum hawa. Bagi Anda yang ingin mencari istri, tidak ada salahnya menyimak tulisan berikut ini. Mengenal Katuranggan Wanita Masyarakat Jawa percaya bahwa mencari istri itu ada acuannya. Semacam wawasan untuk menentukan...
Selengkapnya

Rahasia Kitab Pararaton

Rahasia Kitab Pararaton
Kitab Pararaton antara lain berisi tentang sejarah Singasari dan Majapahit. Menurut perkiraan para ahli, kitab ini ditulis pada sekitar tahun 1613/ 1641 Masehi. Isi Kitab Pararaton Tergolong sebagai Sastra Jawa Pertengahan, Kitab Pararaton digubah dalam Bahasa Kawi. Naskahnya terbilang singkat, hanya terdiri dari 32 halaman seukuran folio. Total seluruhnya berjumlah 1126 baris. Seperti ...
Selengkapnya

Jika Nama Saya Kebo

Jika Nama Saya Kebo
Jaman dulu, nama ningrat tidak sama kedengarannya dengan masa kini. Bukannya terdengar regal dan puitis, justru para kaum bangsawan menyandang nama-nama hewan. Contohnya? Ada Kebo Kenanga, Gajah Mada dan Hayam Wuruk. Mengenal Asal Usul Nama Ningrat Hari ini, hampir bisa dipastikan tidak ada orang tua yang tega menamai anaknya kebo. Tetapi beberapa abad ke belakang, jika nama Anda kebo, m...
Selengkapnya

Anak-Anak Prabu Brawijaya V

Anak-Anak Prabu Brawijaya V
Prabu Brawijaya V adalah raja terakhir Majapahit. Ia berkuasa hingga pada masa jatuhnya kerajaan tersebut, di tahun 1478 Masehi (1400 Saka). Keturunan Prabu Brawijaya V Tidak seperti kebanyakan pemimpin besar, Brawijaya lebih banyak dikenal atas banyaknya perempuan yang ia peristri. Bukan atas prestasi atau penaklukannya sebagai pimpinan monarki. Dari sekian banyak wanita yang menjadi...
Selengkapnya

Falsafah Jawa – Nrimo Ing Pandum

Falsafah Jawa – Nrimo Ing Pandum
Nrimo ing pandum merupakan ungkapan yang tidak asing bagi orang Jawa. Bahkan orang diluar kultur Jawa pun mungkin sudah banyak yang mendengarnya. Tiga kata ini begitu mudah diucapkan, tetapi ternyata tidak gampang dilaksanakan. Apa itu Nrimo Ing Pandum? Secara harfiah, arti Nrimo Ing Pandum adalah menerima dengan pemberian. Kata lain yang dapat menerangkan maknanya secara garis besar ada...
Selengkapnya