Tata Cara Lamaran Adat Jawa

Ini dia cara lamaran adat Jawa. Tidak seperti jaman sekarang, dimana muda dan mudi umumnya sudah saling kenal, dulu mencari pendamping hidup lebih banyak melibatkan pihak keluarga besar. Serba-Serbi Lamaran Adat Jawa Untuk melamar seorang gadis Jawa sebagai istri, ada tahapan-tahapan tertentu yang perlu dijalani. Semua tahapan tersebut bertujuan untuk memastikan, bahwa keluarga si calon ...
Selengkapnya

Ajian Asmaragama – Resep Keperkasaan Para Raja Jawa

Ajian Asmaragama merupakan salah satu rahasia para raja Jawa. Bagaimana tidak, bila seorang raja pada jaman dulu tidak hanya beristri satu-dua. Resep Keperkasaan Pria Menurut Ajian Asmaragama Bagi masyarakat jaman dulu, raja dianggap setara dengan dewa. Hanya akan menjadi raja, bila orang tersebut mendapat restu alam semesta. Seorang raja diyakini tidak hanya berkuasa, tetapi juga memili...
Selengkapnya

Ajian Asmaragama – Pembentukan Moral Lewat Hubungan Seksual

Ilmu asmara (ajian asmaragama) diajarkan pula dalam Serat Nitimani. Karya sastra ini ditulis oleh R. M. H. Sugonda pada tahun 1892. Ajian Asmaragama dalam Serat Nitimani Budaya Jawa mengajarkan bahwa untuk menghasilkan sesuatu yang baik, maka proses awal penciptaan juga harus baik pula. Serta direstui oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Demikian halnya dengan penciptaan keturunan. Untuk mendapat...
Selengkapnya

Ajian Asmaragama – 10 Posisi Bercinta ala Kamasutra Jawa

Ajian Asmaragama bukanlah ilmu sembarangan. Bahkan bila dipermainkan, konon bisa mendatangkan bencana dan keburukan. Seputar Ajian Asmaragama Ajian Asmaragama tidak sekedar muncul dari hasrat manusia untuk beranak pinak. Lebih dari itu, ilmu spiritual kuno ini dimaksudkan sebagai patokan tata krama. Karena manusia tidak sama dengan hewan, maka dari itu tidak selayaknya bertingkah seperti...
Selengkapnya

Ajian Asmaragama – Ciri Wanita yang Pandai Bersenggama

Asmaragama merupakan ajian para dewa. Demikianlah yang diyakini oleh masyarakat Jawa Kuno. Oleh para dewa, ajian asmaragama kemudian diturunkan kepada para ksatria pilihan. Isi Kitab Asmaragama Adalah wajar bila antara Adam dan Hawa muncul rasa suka. Rasa suka ini tidak sama, bila dibandingkan dengan rasa suka terhadap benda yang nampak indah atau binatang peliharaan yang nampak lucu. ...
Selengkapnya

Katuranggan – 5 Ciri-Ciri Pria Jawa yang Sempurna

Katuranggan merupakan ilmu yang dipakai untuk menentukan watak. Penentuan ini didasarkan pada ciri fisik, baik itu ciri fisik burung, kuda atau wanita. Seputar ciri-ciri perempuan yang baik, misalnya, bisa Anda baca dalam artikel Katuranggan – Ciri-Ciri Wanita yang Baik Diperistri. Lalu, bagaimana dengan katuranggan pria? Seperti apa ciri-ciri pria yang baik dan sempurna menurut tradisi Jawa? ...
Selengkapnya

Katuranggan – Kenali Watak Wanita Berdasarkan Ciri Fisiknya

Katuranggan adalah satu bentuk ilmu titen. Patokan ini dipakai untuk menentukan watak atau karakter suatu makhluk, berdasarkan ciri fisik yang dimilikinya. Termasuk watak kaum hawa. Bagi Anda yang ingin mencari istri, tidak ada salahnya menyimak tulisan berikut ini. Mengenal Katuranggan Wanita Masyarakat Jawa percaya bahwa mencari istri itu ada acuannya. Semacam wawasan untuk menentukan...
Selengkapnya

Patung Loro Blonyo, Simbol Kebahagiaan Rumah Tangga

Loro blonyo adalah salah satu jenis patung tradisional dari Jawa. Seni pahat ini mewakili penyatuan antara laki-laki dan perempuan. Apa itu Patung Loro Blonyo? Loro blonyo berwujud sepasang patung pengantin. Biasanya ditemukan di rumah-rumah joglo khas Jawa. Patung ini berbeda dari kebanyakan patung tradisional lain. Terutama bila dilihat dari fungsi, bentuk dan cara menempatkannya. Saa...
Selengkapnya

Bobot, Bibit, Bebet – Apa Maksudnya?

Bobot, bibit, bebet. Tiga kata ini pasti cukup sering Anda dengar. Terutama dalam kaitannya dalam mencari menantu atau pasangan. Lalu, apa sebenarnya maksud ketiga kata ini? Maksud Bobot, Bibit, Bebet Bobot, bibit, bebet adalah tiga hal atau kriteria yang umum diperhatikan ketika mencari jodoh atau pasangan. Semacam alat kalibrasi bagi orang Jawa untuk menentukan calon menantu yang baik ...
Selengkapnya

Serat Centhini, Antara Mistis dan Erotis

Serat Centhini merupakan karya sastra spektakuler. Seperti sengaja ingin membuktikan, bahwa orang Jawa yang serba santun nan halus pun sebenarnya bisa cabul dan mesum. Apa Itu Serat Centhini? Serat Centhini adalah sastra gubahan tiga pujangga Keraton Surakarta, yaitu Yasadipura II, Ranggasutrasna dan R. Ng. Sastradipura, yang ditulis atas perintah Pakubuwana V. Nama lainnya adalah Suluk ...
Selengkapnya