Arti Sangkan Paraning Dumadi

Pernah dengar tentang sangkan paraning dumadi? Ajaran ini bukanlah ilmu mistis. Tidak butuh ubarampe macam-macam. Tetapi lebih kepada cara manusia menyikapi kehidupan.


Mengenal Ajaran Sangkan Paraning Dumadi

“Tangeh lamun siro bisa ngerti sampurnaning pati,

yen siro ora ngerti sampurnaning urip.”

(Mustahil kamu bisa mengerti kematian yang sempurna,

jika kamu tidak mengerti hidup yang sempurna)

Sangkan artinya asal. Paran adalah tujuan. Sangkan paraning dumadi adalah asal dan tujuan hidup seorang manusia. Kita tahu bawa tiap-tiap manusia terdiri dari dua unsur, yaitu jasmani dan rohani. Masing-masing dari kedua unsur ini memiliki jalan pulangnya sendiri-sendiri.

puter giling

Dimulai dari jasmani kita, yang tercipta dari unsur tanah, udara, api dan air. Karena berasal dari saripati alam semesta, maka jasad akan kembali lagi kepada alamnya. Dari tanah kembali ke tanah.

Asal usulnya seperti ini; saripati tanah dihisap oleh tumbuhan, lalu diproses menjadi sari makanan. Tumbuhan dimakan hewan, atau dimakan langsung oleh manusia. Maka saripati tumbuhan tersebut diproses dalam diri manusia. Bila lelaki maka diproses menjadi air mani, dan bila perempuan maka diproses menjadi sel telur.

Air mani dan sel telur akan bertemu menjadi jabang bayi. Jabang bayi tumbuh, hidup, lalu tua dan mati. Dikuburkan dalam tanah hingga kembali menjadi tanah lagi.

Lalu, bagaimana dengan unsur rohani manusia?

Rohani adalah ‘isi’ dari seorang manusia. Berupa ruh yang dapat melihat, mendengar, merasa dan bermimpi dalam tidurnya. Rohani adalah kesadaran kita. Mengelola rohani berarti mengatur dimana akal kita bekerja. Sibuk mencari pembenaran, mengakali sesama manusia, atau beribadah kepada pencipta?

Artinya, ruh ini suatu saat akan pulang kepada Tuhan. Tetapi bila kesadaran seorang manusia terbelenggu oleh nafsu, maka bagaimana mungkin ia bisa pulang. Satu-satunya cara agar rohani kita bisa kembali pada pencipta, adalah dengan bersikap rela.

Rela kepada Tuhan, rela dan ikhlas menjaga ciptaan-Nya. Itulah pegangan hidup yang paling utama. Perlu diingat bahwa dalam hati manusia semuanya ada. Entah setan, entah jin, entah malaikat, entah bidadari. Maka hati itulah jagad yang harus kita bangun, agar rohani kita bisa pulang kepada Tuhan.


Konsultasi Seputar Hal Spiritual, Pelarisan dan Pengasihan, Dengan Ibu Dewi Sundari langsung dibawah ini :

Atau Hubungi Admin Mas Wahyu dibawah ini :

Bacaan Paling Dicari: