Apa Itu Moksa?

Moksa tidak sama dengan mati. Secara awam, orang lebih banyak mengartikannya sebagai meninggal dunia tanpa meninggalkan jasad. Atau menghilang tanpa jejak.


Pengertian Moksa

Moksa adalah sebuah konsep yang berasal dari ajaran Hindu-Buddha. Artinya adalah melepaskan diri dari segala ikatan duniawi dan reinkarnasi kehidupan. Istilah ini sudah dikenal sejak jaman dahulu kala, ratusan bahkan ribuan tahun silam.

Di Nusantara sendiri, moksa banyak diceritakan secara tradisional. Terutama dalam kaitannya dengan para raja dan tokoh besar jaman kerajaan. Tokoh-tokoh ini diyakini menghilang tanpa bekas. Hingga tidak pernah diketahui dimana kubur ataupun jasadnya.

Siapa saja mereka?

  1. Prabu Siliwangi

Prabu Siliwangi adalah Raja Pajajaran yang terkenal sakti mandraguna. Ia memiliki banyak pengikut, serta dikenal memahsyurkan Negeri Sunda ke seantero Nusantara. Ia jugalah yang dikenal sebagai leluhur para bangsawan Sunda.

Ketika tiba masanya agama Islam masuk ke tanah air, Prabu Siliwangi lebih memilih untuk menyingkir. Konon ia sengaja melakukan tapa moksa, setelah meninggalkan wejangan agar para rakyat dan pengikutnya memilih sesuai keinginan mereka sendiri. Bukan karena terdesak untuk meninggalkan keyakinan terdahulu.

  1. Prabu Brawijaya V

Prabu Brawijaya V adalah raja terakhir Majapahit, sebelum kerajaan tersebut runtuh perlahan. Baik karena menurunnya pengaruh maupun perebutan kekuasaan dan perang saudara yang tidak ada habisnya.

Beberapa pihak meyakini bahwa Brawijaya V sempat melarikan diri ketika kerajaannya diserang. Untuk kemudian menuju Gunung Lawu dan mencapai moksanya disana.

  1. Gajah Mada

Dalam Kakawin Nagarakretagama, Gajah Mada dituliskan meninggal dunia setelah jatuh sakit pada tahun 1364. Tetapi ada versi lain yang mengisahkan bahwa mahapatih kerajaan Majapahit ini sesungguhnya lenyap dari keduniawian.

Versi ini menuturkan bahwa menyusul terjadinya Perang Bubat yang melibatkan Pajajaran dan Majapahit, Gajah Mada dituding sebagai penyebab utama pecahnya konflik tersebut. Ia kemudian melarikan diri sebelum sempat diadili. Lalu melakukan semedi dan moksa hingga hari ini.

  1. Prabu Jayabaya

Raja Kediri ini paling dikenal karena ramalannya yang diyakini telah terbukti. Prabu Jayabaya merupakan raja yang mewarisi tahta Airlangga di wilayah Jenggala. Sedangkan saudaranya, Jayasaba, mewarisi tahta di Daha. Kedua saudara inilah yang kemudian terus berperang untuk memperebutkan kekuasaan penuh. Sebelum kemudian Jayasaba kalah dan bersatulah seluruh Jawa Timur di bawah kekuasaan Kediri.

Jayabaya dipercaya sebagai tokoh sakti yang tidak meninggal secara wajar di akhir hayatnya. Ia memilih untuk moksa, setelah sebelumnya bertapa di Desa Menang.

batu kecubung

Bacaan Paling Dicari: