3 Misteri Gunung Merapi

Gunung Merapi bukan hanya dikenal karena masih aktif sampai sekarang. Tetapi juga karena gunung berapi ini mengundang begitu banyak rasa penasaran. Kadang orang bilang, bahwa sejarah Merapi seolah sudah menjadi satu dengan sejarah Pulau Jawa itu sendiri.

Merapi seringkali tidak dapat dimengerti. Susah memprediksi kapan ia akan meletus. Dan kalaupun sudah meletus, belum tentu aktivitas vulkaniknya akan berkurang seperti gunung-gunung berapi yang lain. Sehingga kerap kali penduduk tetap harus jauh mengungsi, bahkan setelah erupsi terjadi.

Diluar keunikannya ini, paling tidak ada tiga misteri merapi yang patut diperbincangkan.


1. Pasar Bubrah Di Gunung Merapi

cerita mistis misteri gunung merapiPasar Bubrah adalah nama daerah bebatuan pasir yang terletak di bawah puncak merapi. Angker katanya daerah tersebut. Masyarakat meyakini bahwa Pasar Bubrah ini merupakan pasar besar keraton gaib merapi.

Tumpukan batu-batu besar nampak berserakan, membentuk tatanan layaknya meja kursi di tengah warung yang konon disinggahi para makhluk halus.

Para pendaki gunung yang telah mencapai lokasi ini selalu dihimbau untuk menjaga perilaku. Karena masyarakat mempercayai bahwa makhluk penunggu Pasar Bubrah tidak segan untuk menculik manusia.

Konon pula, bila malam tiba dan angin bertiup lirih di tempat tersebut, samar-samar telinga Anda akan mendengar suara ramai layaknya keriuhan sebuah pasar.

2. Sejarah Merapi dan Kerajaan Mataram

Kerajaan Mataram adalah kerajaan yang didirikan oleh Panembahan Senopati. Diyakini bahwa Mataram memperoleh kemenangan dalam perang melawan Pajang dengan bantuan penguasa Gunung Merapi.

Letusan Gunung Merapi ketika itu menewaskan begitu banyak tentara Kerajaan Pajang. Sedangkan sisanya langsung lari pontang-panting karena ketakutan.

3. Keraton Jin di Gunung Merapi

Keraton Gaib ini dipercaya berada di puncak merapi. Susunannya tidak berbeda dengan keraton Mataram jaman dulu. Ada organisasi dan hierarki pemerintahan yang jelas beserta segala macam aktivitasnya.

Berdasarkan kepercayaan masyarakat, ada dua entitas yang memerintah keraton tersebut. Yaitu Empu Rama dan Empu Permadi.

Di bawah pemerintahan Empu Rama dan Empu Permadi, Kyai Sapu Jagad ditugaskan untuk mengatur keadaan alam sekitar merapi. Sedangkan kehijauan tanaman merapi merupakan tanggung jawab Nyai Gadung Melati. Adapun ternak-ternak keraton dijaga oleh Kartadimeja, yang sekaligus merupakan komandan pasukan jin.

Tokoh gaib lain yang dikenal masyarakat adalah Kyai Petruk, salah seorang prajurit merapi.

puter giling